Waspadai Long Covid, Meski Sembuh Tetap Belum Fit

Waspadai Long Covid, Meski Sembuh Tetap Belum Fit

Berbagai upaya pemerintah telah banyak dilakukan untuk menangani pandemi Covid-19,” katanya. Dosen Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Unsoed Dr. Endang Triyanto, S.Kep.Ns.M.Kep. Memaparkan hampir selama satu tahun bangsa Indonesia mengalami pandemi yang disebabkan oleh penyebaran corona virus illness atau lebih dikenal Covid-19. “Adapun meningkatnya depresi di masyarakat, akan berakibat sulit tidur atau banyak tidur, merasa sebagai orang gagal, dan kurang bergairah,” ungkap Tim Promosi Unsoed Ir.

Banyak orang yang justru mengatasi stres dengan makan berlebihan, mengonsumsi makanan tidak sehat, menyalahgunakan alkohol dan obat terlarang, serta mulai merokok. Padahal, cara-cara buruk tersebut justru tidak menyelesaikan stres. Upaya lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengelola kecemasan individu dan keluarga dengan membatasi paparan informasi yang membuat semakin merasa tertekan ataupun cemas. Dalam mengelola stres dan kecemasan saat pandemi berlangsung dapat dilakukan dengan menggunakan cara-cara mengelola stres yang pernah dilakukan sebelumnya.

Tak bisa dipungkiri hal ini dipengaruhi oleh kecanggihan teknologi 5.0. “Kita bisa mengelola hal tersebut biar tidak mengganggu kegiatan sehari-hari kita. Misalnya dengan cara mindfulness, bernapas, dan fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan,” terang Ellyana. “Segala perasaan yang kita rasakan saat ini, dikarenakan situasi yang tidak kondusif. Dan itu regular sekali dirasakan,” ungkap Ellyana. Ellyana mengatakan, terpapar berita Covid-19 berlebih juga bisa membuat seseorang mengalami psikosomatik yang dapat memengaruhi pikirannya. Reaksi umum terhadap stres adalah menyentuh diri sendiri untuk menenangkan, seperti menyentuh dagu, menggosok gigi atau memasukkan jari ke mulut. Karena, stres bisa memicu seseorang lebih sering menyentuh wajah tanpa disadari.

Berita covid dapat memicu stress

Setiap orang tentunya membutuhkan istirahat agar tubuh dan pikirannya kembali segar. Tidur yang cukup menjadi salah satu cara Bola Online agar regulasi sistem imun tubuh tetap terjaga. Sebaliknya, waktu tidur yang kurang akan menurunkan sistem imun tubuh.

Batasa konsumsi berita atau media sosial, jika merasa cemas, stres atau kelelahan. Lakukan latihan yang membantu membuatmu merasa lebih tenang, seperti mindfulness, meditasi, atau yoga. Manfaatkan waktu di rumah untuk merawat diri, dan menjaga kesehatan fisik. Tetap terhubung dengan teman, keluarga, dan orang terkasih melalui telepon, pesan, atau media sosial.

Maka menjadi hal yang penting untuk saling mengingatkan menjaga kesehatan fisik dan mental kita pahami diri kita aga dapat mengelola stres dengan baik. Kita juga harus menyadari untuk mulai mengurangi kebisaan buruk yang dapat mengancam seperti merokok. Untuk mengatasi kecemasan dan stres akibat virus corona, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Suryani mengimbau masyarakat untuk tidak menghabiskan waktu terus-menerus untuk mencari informasi tentang virus corona.

Marves – Jakarta, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi , Suyani A. Kuswandono mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan saling menguatkan di masa pandemi virus corona atau covid-19 saat ini. Upaya dan sikap ini dinilai sangat penting sebagai upaya agar tidak tertular dan terpapar covid-19. Jika Anda merasa terbebani, bicarakan dengan tenaga kesehatan atau konselor.

Comments are closed.