Vaksinasi

Vaksinasi

Sampai awal Juni 2021, baru sekitar 27 juta vaksinasi dilakukan di Indonesia, atau sekitar 5% dibandingkan target 70% yang ditetapkan oleh pemerintah. Berapa banyak orang harus mempunyai imunitas/kekebalan, agar penyakit menjadi stabil dalam komunitas (dan kelompok-kelompok rentan dapat terlindungi)? Batas jumlah minimal orang yang harus mempunyai kekebalan, agar penyakit menjadi stabil dalam komunitas inilah yang disebut sebagai Herd Immunity Threshold . Para ahli telah menghitung, bahwa HIT untuk penyakit Covid-19 adalah sebesar 67% (atau sering dibulatkan menjadi 70%). Jika HIT dilampaui, jumlah kasus baru akan menurun, dan eliminasi penyakit akan tercapai.

Selain dengan menerapkan 5M, ikhtiar yang diambil oleh Pemerintah adalah melalui pelaksanaan vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi ini akan berhasil dan efektif apabila telah dilaksanakan vaksin terhadap minimal 70% dari complete seluruh masyarakat. Dalam krisisnya, Bupati Kolaka menyampaikan bahwa vaksinasi ini bertujuan untuk mengurangi Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akbiat Covid-19. “Harapannya ,dengan kita bisa menurunkan unmet want dapat menurunkan angka kematian ibu.

Vaksinasi menurunkan presentase kematian

Maka dari itu, ada beberapa kelompok yang diprioritaskan untuk mendapat vaksin COVID-19 terlebih dahulu. Pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung. Mari ketahui apa saja manfaat vaksin COVID-19 dan siapa yang perlu lebih dulu mendapatkannya.

Memang tidak semua orang mengalami efek samping setelah mendapat vaksin Covid-19. Perbedaan sistem imun bisa dipengaruhi faktor genetik, gender, food regimen, lingkungan sekitar, hingga kondisi-kondisi terdahulu yang telah melatih sistem imun kita untuk merespons keadaan tertentu. Satu hal yang perlu diingat, walaupun vaksin bisa memperkuat sistem imun, vaksin tidak menjamin perlindungan one hundred Bola Online pc terhadap virus.

Sementara itu, perusahaan rintisan bidang kesehatan SehatQ menyebutkan hasil survei yang dilakukan perusahaannya menunjukkan sebagian besar masyarakat bersedia menerima vaksin Covid-19. Upaya-upaya mencapai ‘kekebalan kelompok’ melalui tindakan memaparkan orang terhadap suatu virus merupakan tindakan yang dari sisi keilmuan bermasalah dan tidak etis. Membiarkan COVID-19 menyebar di tengah penduduk, terlepas dari usia atau status kesehatan akan mengakibatkan infeksi, penderitaan, dan kematian yang tidak seharusnya terjadi.

Mengaca dari perkembangan isu vaksin di atas, tentu hal ini sangat relevan dengan kondisi yang kita hadapi saat ini. Dengan tersebut luasnya pandemi COVID-19 yang telah merenggut jutaan jiwa di dunia, merupakan suatu kewajiban bagi kita untuk menjaga kesehatan baik untuk diri maupun untuk lingkungan sekitar. Hal ini termaktub dalam sabda Rasulullah “Jika kalian mendengar tentang wabah-wabah di suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Tetapi jika terjadi wabah di suatu tempat kalian berada, maka janganlah kelian meninggalkan tempat itu,” yang ditunjukkan dengan upaya isolasi mandiri maupun dengan berbagai protokol kesehatan yang perlu kita jalankan selama pandemi ini berlangsung.

Comments are closed.