Vaksin Covid

Namun, perlu diingat juga bahwa masih dibutuhkan waktu yang cukup lama bagi vaksin COVID-19 untuk bisa digunakan secara luas oleh seluruh masyarakat Indonesia. Akhir-akhir ini, sebagian masyarakat mungkin sering mendengar pemberitaan terkait pengembangan vaksin sebagai salah satu solusi untuk menanggulangi pandemi COVID-19. Vaksin biasanya berisi mikroorganisme, misalnya virus atau bakteri, yang sudah mati atau masih hidup tetapi dilemahkan. Vaksin juga bisa berisi bagian dari mikroorganisme yang bisa merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengenali mikroorganisme tersebut.

Langkah ketiga adalah terlibat dalam kerja sama multilateral, yakni dengan CEPI dan Gavi Alliance untuk mendapatkan akses vaksin dalam kerangka kerja sama COVAX. Dalam komitmennya, pemerintah Indonesia ikut memberikan dukungan dana dalam kerja sama COVAX sebesar 1 juta dollar AS. Dengan komitmen tersebut, Indonesia akan mendapatkan alokasi pembelian vaksin yang masuk dalam kerja sama COVAX. Faktor pertama ialah penerima vaksin, seperti usia, komorbid , riwayat infeksi sebelumnya, serta jangka waktu sejak vaksinasi dilakukan. Faktor kedua adalah karakteristik dari vaksin tersebut, seperti jenis vaksin, active atau inactivated , komposisi vaksin dan cara penyuntikannya.

Menurut Menkes Budi Gunafi Sadikin, nakes garda terdepan dalam mengatasi pandemi COVID-19 dan hal itu juga yang dilakukan di Amerika dan negara lain, bahwa mereka prioritas pertama yang akan divaksin. Selain itu, pemerintah akan menandatangani kontrak dengan AstraZeneca untuk memperoleh hingga one hundred juta dosis vaksin dan total a hundred juta dosis lainnya yang juga akan didatangkan dari BioNTech-Pfizer (Jerman-Amerika). Melalui jalur bilateral, pemerintah telah menandatangani kontrak untuk a hundred twenty five juta dosis vaksin dari Sinovac dengan opsi menambah a hundred juta dosis lagi dan 130 juta dosis dari Novavax . Dari jumlah tersebut dan dengan memperhitungkan bahwa satu orang membutuhkan dua dosis vaksin dan 15 persen sebagai cadangan sesuai dengan ketentuan Organisasi Kesehatan Dunia , maka total vaksin yang dibutuhkan sekitar 426 juta dosis vaksin. Sementara menunggu jadwal vaksin Covid-19, para ahli kesehatan tetap mendesak masyarakat untuk terus memakai masker, jaga jarak, menjaga kebersihan tangan, dan menghindari keramaian. Awalnya, penelitian Eijkman menemukan SARS-CoV-2 di Indonesia memiliki varian yang dekat dengan yang berasal dari Wuhan.

“Tugas menangani covid ini cukup berat, dan tidak cukup dapat dilakukan secara ekslusif oleh Kemenkes, harus inklusif bekerjasama dengan lembaga dan organisasi lain. Pendekatan pencegahan Covid-19 tidak cukup hanya dengan program, namun juga harus diikuti dengan Gerakan. Maka dengan kerendahan hati kami tidak mampu menangani covid-19 ini sendirian, dan membutuhkan bantuan organisasi lainnya, secara khusus dengan Muhammadiyah,” tutur Budi. “Kita berharap dengan dimulainya vaksinasi ini kita akan bisa menangani dan mengendalikan Covid-19,” kata Presiden.

Akan tetapi, menimbang penelitian dan pengembangan vaksin baru yang akan memakan waktu 12 hingga 18 bulan, sejumlah ilmuwan menyebutkan, kini saatnya untuk mencoba pendekatan ini guna mempercepat tes. Jika Anda memiliki penyakit bawaan, sebaiknya melakukan konsultasi sebelum mendapatkan vaksin Covid-19. Hal ini karena mengonsumsi obat-obat tertentu untuk meredakan nyeri seperti ibuprofen dan paracetamol sebelum vaksinasi, diduga dapat mengurangi kerja vaksin dan menurunkan respons sistem imun tubuh terhadap vaksin. Ketika ditanya kemungkinan vaksin datang November 2020, dr Pandu tidak menampiknya. Sebab, pemerintah kata dia, memang memiliki kemampuan untuk memaksakan kebijakan dalam penanganan kesehatan. Muhammadiyah dengan infrastruktur kesehatan yang dimiliki ikut bersama-sama mensukseskan program vaksinasi untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

vaksin di atas kepala mereka saat mereka mengarungi air banjir setinggi pinggang untuk mencapai desa terpencil,” kata Gates, menekankan bahwa untuk melakukan vaksinasi di daerah termiskin di dunia tidak dapat dilakukan secara mudah. Konsekuensinya, dari sisi anggaran Presiden meminta Kementerian Keuangan memprioritaskan anggaran untuk menyiapkan vaksinasi sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan vaksin. Selain menetapkan jenis vaksin yang akan digunakan, pada 16 Desember 2020, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa vaksin Covid-19 akan diberikan secara free of charge kepada masyarakat Indonesia. Untuk mendukung hal itu, Presiden meminta kabinet, lembaga, dan pemda untuk memprioritaskan anggaran vaksinasi untuk anggaran 2021. Bahkan, Presiden Joko Widodo juga menegaskan akan menjadi penerima vaksin yang pertama. Mengikuti penetapan tersebut, pada 6 Desember 2020, sejumlah 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi buatan Sinovac telah tiba di Indonesia sebagai tahap awal.

Vaksin dapat menangani Covid

Kendala ketersediaan vaksin corona bagi setiap orang inilah yang dikhawatirkan akan membuat vaksin tak efektif untuk mengatasi pandemi. Selain membutuhkan pendingin medis dengan spesifikasi tertentu, program vaksinasi nasional membutuhkan pula tenaga vaksinasi yang sangat banyak. Hingga 20 November 2020, pemerintah Indonesia telah melatih 7.000 dari 23.000 tenaga kesehatan yang dipersiapkan sebagai vaksinator. Langkah pemerintah dalam program vaksinasi nasional juga tampak dari dana yang dialokasikan. Dari sisi anggaran, pemerintah Indonesia mengalokasikan dana sebesar Rp 35,1 triliun untuk program vaksinasi dan pengadaan vaksin pada tahun 2020. Pada tahun 2021, total anggaran kesehatan mencapai Rp 169,7 triliun, dengan Rp 60,5 triliun dialokasikan khusus untuk pengadaan vaksin dan penanganan Covid-19.

“Negara-negara ini adalah rumah bagi hampir setengah dari jumlah manusia, dan mereka tidak memiliki daya beli untuk membuat kesepakatan besar dengan perusahaan farmasi. Saat ini, negara-negara ini akan mampu mencakup, paling banyak, 14 persen dari warganya,” kata Gates. Hingga 26 November 2020, pemerintah Indonesia telah menyiapkan manajemen rantai dingin dengan kesiapan mencapai ninety seven persen.