Vaksin Corona Untuk Lansia, Ibarat Jas Hujan Di Kala Hujan Lebat

Setelah knowledge terisi, Dinas Kesehatan akan mendapatkan knowledge dan menentukan jadwal pelaksanaan vaksinasi ke daerah tempat di mana peserta tinggal secepat mungkin. Setelah diklik, peserta akan dibawa ke halaman berikutnya yang berisi daftar lokasi vaksinasi, yaitu Jakarta dan 33 ibu kota provinsi lainnya. Syaratnya, organisasi tersebut harus bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan atau dinas kesehatan provinsi kabupaten/kota untuk dapat melaksanakan vaksinasi massal. Pertama, vaksinasi akan diselenggarakan di fasilitas kesehatan masyarakat baik di puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah dan swasta. Untuk pendaftaran lansia ada dua mekanisme, Pertama melalui web site , di bagian pengumuman bisa langsung melakukan pendaftaran. Untuk sasaran lansia, akan ada informasi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas setempat mengenai jadwal vaksinasi.

Vaksin bagi lansia

Sebagian dari mereka yang terkena sudah bergejala dan parah sehingga harus dirawat intensif di rumah sakit. JawaPos.com – Vaksinasi Covid-19 untuk lansia sudah mulai dilaksanakan bulan ini. Badan Pengawasan Obat dan Makanan sudah memberikan izin penggunaan darurat vaksin Sinovac untuk lansia. Yaitu sebanyak 2 dosis suntikan dan untuk dosis vaksin kedua ini diberikan dalam selang waktu 28 hari sejak dosis pertama disuntikkan. Salah satu lansia yang juga Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno sangat setuju lansia mendapat kesempatan menerima suntikan vaksin.

“Jadi proses pendaftaran ini sasaran vaksinasi bisa dibantu oleh keluarga ataupun RT/RW setempat,” tutur dr. Nadia. Di kedua website tersebut akan tersedia link atau tautan yang dapat diklik oleh sasaran vaksinasi masyarakat lanjut usia. Oleh karena itu, bupati mengajak segenap masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan program vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi perdana bagi lansia telah dilakukan terhadap tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun pada Senin eight Februari lalu. Hal ini untuk melindungi dan memberikan keamanan bagi seluruh tenaga kesehatan tanpa terkecuali, termasuk lansia. Hal ini dilakukan untuk mempercepat vaksinasi bagi para lansia yang cenderung berjalan lambat. Setidaknya Kemenkes menargetkan sekitar ninety persen dari 21.553.118 orang lansia tervaksinasi dosis tahap pertama pada akhir bulan Juni 2021 mendatang.

Sebab lansia memerlukan jarak 28 hari untuk vaksinasi COVID-19 kedua, berbeda dari kategori penerima vaksin berusia tahun yang perlu jarak 14 hari. Diharapkan melalui layanan vaksinasi drive via, jumlah antrian vaksinasi lansia di fasilitas kesehatan di DKI Jakarta akan berkurang. Namun, mengingat populasi lansia merupakan populasi berisiko tinggi, maka pemberian vaksin harus dilakukan secara hati-hati. Kelompok lansia cenderung memiliki berbagai penyakit penyerta atau komorbid yang harus diperhatikan dalam penggunaan vaksin ini.