Thailand Diprediksi Tidak Buka Pariwisata Untuk Turis Asing Hingga Tahun 2021

Thailand Diprediksi Tidak Buka Pariwisata Untuk Turis Asing Hingga Tahun 2021

Dengan musim liburan dimulai bulan depan, tekanan meningkat kepada Komisi Eropa untuk memfinalisasi paspor kesehatan digital yang berlaku di seluruh Uni Eropa. Dikutip dari AFP, Kamis, 13 Mei 2021, Prancis kini memasuki babak akhir gelombang ketiga Covid-19 dan mengekor Inggris dan AS dalam cakupan vaksinasi. Negeri itu menghadapi persaingan ketat dengan destinasi wisata lain yang tidak terlalu terpengaruh oleh pandemi. Secara faktual, sejumlah negara masih memilih menutup perbatasan dan penerbangan udara karena pandemi Covid-19 , seperti Malaysia, Selandia Baru, India, dan Filipina. Namun, di sisi lain sejumlah negara sudah membuka wilayahnya untuk para turis seperti Maladewa, Sri Lanka, dan Thailand. BANGKOK, KOMPAS.TV – Rencana Thailand membuka kembali negaranya untuk turis asing diyakini bakal terhambat setelah melonjaknya kasus Covid-19 di negara itu.

Selama pandemi Covid-19, pemerintah memutuskan menutup akses bagi wisatawan internasional. Rencananya, pariwisata untuk wisatawan internasional kembali dibuka npada Juni dan Juli mendatang. Itu pun dilaksanakan dengan kerja sama travel bubble atau free covid corridor dengan beberapa negara. Setelah Daftar Situs Judi Slot Terpercaya 2021 administrasi perjalanan terbatas berhasil, pemerintah Thailand akhirnya mengambil inisiatif untuk membuka kembali negara tersebut, mulai September 2020. Turis internasional kini dipersilakan masuk mengunjungi Thailand, meskipun dengan beberapa batasan dibawah visa turis dan visa tinggal lama terbaru.

Banyak negara yang belum buka untuk turis

Alhasil, liburan di tengah pandemi pun menjadi sesuatu yang sulit untuk diwujudkan. Untungnya, sejak Juli 2020 lalu Maladewa sudah membuka kembali perbatasan mereka dari wisatawan asing. Apalagi, bagi pemilik paspor Indonesia, Maladewa bisa dikunjungi dengan visa on arrival free of charge.

Italia dan Bulgaria telah membuka kembali perbatasan mereka untuk penduduk sebagian besar negara Eropa. Austria, Kroasia, Siprus, Hungaria, Montenegro, Portugal, Slovenia, dan Slovakia juga telah melonggarkan peraturan, meskipun sangat terbatas. Jakarta, CNBC Indonesia – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan beberapa negara di seluruh dunia ditutup sementara. Ini dilakukan untuk memperlambat dan memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Pemerintah negara Afrika tengah sedang mencoba untuk memasok daerah terpencil dengan vaksin COVID-19. Setiap hari, Anselmo Tunubala keluar masuk pemukiman di pegunungan Kolombia barat daya untuk meyakinkan warga tentang pentingnya vaksinasi. Banyak warga meragukan vaksin dan cenderung mengandalkan pengobatan tradisional, serta bimbingan para pemuka agama.

Data Perserikatan Bangsa bangsa menyebut kerugian ekonomi yang dialami bisnis pariwisata seluruh dunia akibat pandemi Covid-19 sekitar four triliun dollar. Sejumlah negara yang selama ini menggantungkan pendapatannya dari sektor pariwisata pun ikut tergerus. Paspor tersebut memungkinkan orang yang telah divaksinasi penuh, yang pernah terkena Covid-19 atau yang memiliki hasil tes negatif untuk bepergian di dalam negara-negara UE. Paspor tersebut dipandang sebagai alat kunci untuk menyelamatkan periode libur musim panas.

Penumpang harus menunjukkan sertifikat vaksin lengkap, dengan jenis vaksin AstraZeneca , AZD1222 (SK Bioscience Co Ltd.), Covieshield, Janssen, Moderna, Pfizer-BioNTech, Sinopharm dan Sinovac. Penumpang harus melengkapi formulir informasi penumpang saat tiba di Turki. Semua penumpang penerbangan domestik harus mendapatkan kode HES (Hayat Eve Sığar) pribadi. Maladewa atau Maldives adalah salah satu tujuan wisata populer di Asia buat honeymoon. Resort di pinggir pantai atau malah di tengah laut yang sangat indah di sana memang bikin kita pengen banget untuk keluar dari kenyataan bentar dan menikmati pengalaman liburan di tengah pemandangan yang tremendous indah. Negara mau tidak mau menutup perbatasan dari orang luar, demi melindungi warganya terhadap paparan COVID-19.

Pertimbangan lain pemerintah untuk membuka pariwisata adalah vaksinasi bagi pekerja wisata di Bali yang sudah berlangsung. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Kesehatan, bekerja sama dengan Grab dan Good Doctor, melaksanakan vaksinasi secara drive via di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung. Program ini menyasar lima ribu orang dalam sepekan, yang terdiri dari pelaku pariwisata dan mitra transportasi on-line. Mengisi “passenger locator form” dalam 48 jam sebelum kedatangan di Inggris, di mana kamu akan harus mengisi element kontak di Inggris dan juga alamat di Inggris di mana kamu akan karantina selama 10 hari. Jika kamu akan karantina di hotel, kamu perlu memilih resort karantina yang telah disetujui oleh pemerintah Inggris. Perbatasan Malaysia telah ditutup untuk pariwisata internasional sejak Maret, dan penutupan perbatasannya tidak akan berakhir hingga 31 Agustus.

Comments are closed.