Strategi Menghadapi Pandemi Covid

Solopos.com, SOLO –Setiap orang memiliki respons berbeda terhadap Covid-19, bergantung pada imun tubuh. Namun, mayoritas orang Indonesia yang menderita penyakit ini tidak menunjukkan gejala apapun. Bahkan kondisi mereka bisa pulih tanpa perlu dirawat di rumah sakit. Kini, setiap orang, termasuk yang sehat, direkomendasikan untuk mengenakan masker saat bepergian atau melakukan aktivitas yang membuatnya bertemu banyak orang. Namun, penggunaan masker yang direkomendasikan adalah masker non-medis, seperti masker kain.

Memanfaatkan ekstrak vanila bisa menjadi salah satu cara meredakan sakit gigi nih, Moms! Ekstrak vanila mengandung alkohol yang dapat membantu meredakan nyeri. Untuk menggunakan ini, hancurkan satu siung bawang putih untuk membuat pasta dan oleskan ke area yang sakit. Mudah untuk dicari dan dilakukan, salah satu cara meredakan sakit gigi yang selanjutnya adalah dengan memanfaatkan bawang putih.

Berdasarkan kajian di atas, maka perlu mendudukkan kembali fungsi disinfektan yaitu diperuntukkan pada benda mati dan tidak dikenakan langsung pada manusia. WHO juga menyatakan bahwa penyemprotan alkohol maupun disinfektan akan membahayakan manusia dan tidak akan efektif membunuh virus. Lalu apakah ada bahan lain yang dapat menghancurkan virus Covid-19? EPA , suatu badan perlindungan lingkungan, telah merilis sejumlah 351 sediaan yang dapat digunakan sebagai disinfektan untuk membunuh virus termasuk human Coronavirus lengkap dengan waktu kontak yang efektif.

Sampai dengan hari ini, wabah virus corona (Covid-19) masih terus menyebar di beberapa negara. Pemerintah Indonesia telah melakukan upaya maksimal untuk mencegahnya masuk ke Indonesia. Rektor Universitas Kristen Maranatha, Prof. Sri Widiyantoro pun mengimbau seluruh warga kampus agar meningkatkan kewaspadaan pencegahan Covid-19. Virus corona ini bisa menyerang siapapun, termasuk bayi, anak-anak hingga lansia. Sampai saat ini, orang yang di duga paling rentan dengan penyakit ini adalah orang-orang yang punya penyakit bawaan atau penyakit komplikasi.

Benzalkonium klorida, salah satu golongan surfaktan kationik yang saat ini banyak digunakan pada cairan disinfektan, juga mampu merusak dinding virus. Apabila terhirup juga dapat menimbulkan bahaya dalam pernafasan dan beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi atau kambuhnya asma. Hidrogen peroksida merupakan senyawa oksidator kuat yang dapat merusak dinding virus dan mampu merusak material di dalamnya. Penggunaan hidrogen peroksida secara berlebihan akan menyebabkan iritasi hingga rusaknya kulit. Penggunaan bersama-sama antara hidrogen peroksida (1%) dengan peracetic acid (zero,08%) juga efektif untuk merusak dinding virus.

Jika penderita Covid-19 adalah anggota keluargamu atau seseorang yang tinggal satu atap denganmu, pastikan anggota keluarga lainnya tetap sehat. Mereka juga perlu melakukan isolasi dari dunia luar, termasuk tidak pergi bekerja. Mengumpulkan daftar nomor kontak darurat juga akan sangat membantu. Nomor tersebut termasuk penyedia layanan kesehatan, dinas kesehatan setempat, rumah sakit setempat, dan layanan ambulans. Jangan berbagi piring, cangkir, gelas, peralatan makan, handuk, serta tempat tidur dengan anggota keluarga di rumah. Segera cuci bersih setiap barang yang telah Anda gunakan dengan sabun dan air.

Langkah tepat jika terkena Covid

Beberapa jenis makanan yang bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh seperti buah lemon, apel, bawang putih, dan jahe. Istirahat yang memadai akan meningkatkan kemampuan sel T untuk melawan infeksi maupun virus berbahaya. Karen Fleming, seorang profesor Biofisika dari John Hopkins University melalui akun Twitternya, dikutip Forbes, menjelaskan virus corona merupakan virus yang terbungkus oleh lapisan lemak. Air sabun atau hand sanitizer mampu untuk melarutkan lapisan lemak tersebut sekaligus membasmi virus corona. Proses penanganan jenazah corona yang tepat dan dilakukan sesuai prosedur keamanan dan kebersihan akan dapat membantu mencegah penularan penyakit lebih lanjut.

“Jika seseorang tidak menunjukkan gejala apa pun, tidak perlu mengubah rutinitas harian Anda,” kata Joseph Wendelken, juru bicara Departemen Kesehatan Rhode Island. Berapa lama Anda harus melakukan karantina jika Anda yakin telah melakukan kontak dengan orang yang terjangkit virus corona? Menurut CDC, jika individu tidak menunjukkan gejala penyakit setelah dua minggu, mereka seharusnya boleh menyimpulkan periode karantina sendiri dan kembali ke rutinitas harian mereka seperti biasa. Batuk, bersin, atau berbicara dapat menghasilkan percikan yang dapat menjadi sumber penularan.