Rumah Pintar, Memfasilitasi Anak Menjadi Cerdas Sambil Bermain

Rumah Pintar, Memfasilitasi Anak Menjadi Cerdas Sambil Bermain

Semakin dewasa anak, maka akan semakin kompleks permasalahan yang dihadapi orang tua. Pola pengasuhan anak menjadi bagian yang penting bagi orang tua karena akan menentukan bagaimana karakter anak dimasa yang akan datang dan bertujuan agar anak berkembang secara optimal. Pola pengasuhan anak sejak dini akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.

Jane tahu dia tidak bisa menghabiskan 30 tahun lagi dalam hidupnya bekerja di kantor dan hanya dengan satu atau dua hari libur dalam seminggu untuk melakukan hal-hal yang dia sukai. “Untuk mengatasinya, siapkan makan siang dan camilan, seolah kita akan pergi bekerja di kantor,” ujar Dr Albers. “Menatap layar bisa melelahkan secara psychological. Jika kita melakukan rapat dengan rekan kerja secara virtual, otak kita bekerja lebih keras untuk menguraikan komunikasi nonverbal,” kata dia. “Sebab, sulit untuk mengabaikan apa yang terjadi di luar sana dan hanya memikirkan pekerjaan kita.” Jadi, wajar jika pandemi membuat kita tidak bersemangat saat bekerja dari rumah.

Menyambut tahun 2021, banyak wanita yang perlu mengembangkan diri sebagai wanita karir. Sudah tidak zamannya lagi wanita terikat oleh tradisi zaman dulu. Dahulu, seorang wanita idealnya harus berada di rumah untuk mengurus berbagai keperluan rumah tangga.

Bekerja sambil di rumah

Jika kamu tinggal di daerah padat penduduk seperti ini, kamu bisa coba dirikan usahalaundry. Berprofesi sebagai penulis akan membuatmu bebas menentukan jam kerja, gak heran kamu juga masih bisa mengerjakannya sembari mengurusi rumah tangga. Tak melulu hanya memasang untuk anak dan suamimu saja, sekarang kamu bisa memanfaatkan itu untuk mendirikan bisnis baru, yaitu katering rumahan.

Usaha tersebut bisa dikerjakan sambil mengasuh anak atau mengurus rumah. Tujuannya utamanya ialah tetap mendapatkan penghasilan semabri fokus utama pada keluarga tidak terganggu. Ragam ide usaha rumahan ini juga sudah dilakukan oleh para ibu rumah tangga sejak lama. Sebelum adanya teknologi internet, para ibu rumah tangga juga banyak menjalani usaha rumahan dari mulai kuliner, style, jasa untuk menghias pengantin hingga bisnis MLM .

Suami dan istri perlu membangun kesadaran untuk menyeimbangkan peran dan aktivitasnya dalam menjalankan eight fungsi keluarga. Dalam menjalankan fungsi keagamaan misalnya, Suami sebagai pemimpin rumah tangga berperan mengajak seluruh anggota keluarga untuk beribadah, selalu bersyukur dan menjadi contoh bagi anak-anaknya. Sementara istri juga berperan mengajak dan mengingatkan anak-anak untuk beribadah seperti mengaji, bersikap sabar dan menanamkan nilai-nilai ethical lainnya. Di Indonesia, rata-rata para pekerja menghabiskan waktu setidaknya 2 jam di dalam pekerjaan. Ini menyita banyak waktu yang bisa digunakan untuk melakukan banyak hal.

Di kantor, mudah untuk mengingat waktu pulang ketika semuanya mulai berkemas dan bersiap untuk pulang. Ketika Anda di rumah, tidak ada pengingat kolektif yang memberi tahu Anda waktunya untuk pulang. Anda tidak harus pulang kerja pada waktu yang sama setiap hari.

Comments are closed.