Pemerintah Bersiap Distribusikan Vaksin Covid

Anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Ribka Tjiptaning menegaskan dirinya menolak untuk disuntik vaksin Covid-19. “Saya tetap tidak mau divaksin maupun sampai yang sixty three tahun bisa divaksin. Saya udah sixty three tahun nih, mau semua usia boleh, tetap ,” tegasnya. “Dengan telah diterbitkannya persetujuan vaksin untuk populasi lansia diharapkan angka kejadian infeksi dan angka kematian lansia akibat infeksi COVID-19 ini dapat menurun,” ujarnya. Pemerintah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021 dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

Sebelum proses distribusi, pemerintah terus mempersiapkan agar program vaksinasi berjalan lancar. Daerah-daerah penerima telah diminta untuk mengecek ulang knowledge tenaga kesehatan mereka yang akan menerima vaksinasi. Kelompok pertama yang diprioritaskan mendapatkan vaksinasi adalah, paramedis, TNI, Polri, aparat hukum, dan pelayanan publik sebanyak three,four juta orang dengan complete kebutuhan 6,9 juta dosis. Kemudian kelompok kedua adalah masyarakat, tokoh agama, daerah, kecamatan, RT/RW sebanyak 5,6 juta orang, dengan kebutuhan vaksin eleven juta dosis. Jika mengacu pada goal pemerintah sebesar 107 juta jiwa, program vaksinasi sebenarnya hanya mencakup forty% penduduk Indonesia. Jika hanya memperhitungkan 32 juta orang yang mendapat vaksin free of charge, persentase penerima vaksin hanya 12% dari populasi di Indonesia.

Vaksin dari pemerintah

Kelompok ini menyasar 86,6 juta orang dan membutuhkan vaksin dua kali lipat dari jumlah orang, yakni 173,2 juta dosis. Kelompok ini menyasar 2,three juta orang dan membutuhkan vaksin dua kali lipat dari jumlah orang, yakni 4,6 juta dosis. Masyarakat (tokoh agama/masyarakat), perangkat daerah dari RT/RW hingga kecamatan, sebagian pelaku ekonomi. Mereka perlu pasokan vaksin dua kali lipat dari populasi, yakni 11,2 juta dosis. Jumlah vaksin yang disanggupi oleh masing-masing perusahaan beragam, tergantung dari kapasitas produksi dan komitmen kepada pembeli lain.

Berdasarkan penelusuran kumparan, harga vaksin Sinopharm tergolong mahal, bisa lebih dari Rp 1 juta per dosis. Honesti menambahkan, vaksinasi gotong royong akan dimulai pekan ketiga April 2021. Hal ini tentu diharapkan bisa menggenjot angka vaksinasi demi tercapainya herd immunity. Vaksin yang digunakan dalam program ini tidak boleh sama dengan program pemerintah. Vaksinasi gotong royong atau dulu lebih dikenal dengan vaksinasi mandiri bakal dimulai dalam waktu dekat. “Sampai Maret sudah masuk fifty three juta dosis. Dan tiap bulan juga akan dilakukan pengiriman bahan baku berikutnya. Untuk one hundred twenty juta dosis kita harap ada penambahannya itu di Juli,” ungkap dia.

Bisa pula melakukan pengecekan dan registrasi melalui layanan Peduli Lindungi dengan aplikasi dan situs web. Ia menyampaikan bahwa Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan akan ada 2 jalur kerjasama dalam mengadakan kandidat vaksin Covid-19. Yaitu hasil kerjasama bilateral/multilateral dan pengembangan vaksin Merah Putih. Untuk vaksin Merah Putih merupakan hasil kerjasama perguruan tinggi dan lembaga penelitian yang ada di Indonesia.

Hal ini terjadi meskipun sekarang proses vaksinasi baru akan dilakukan bagi para lansia. PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah memberikan kesempatan bagi para remaja untuk mendapatkan vaksin Covid-19 free of charge. Meski begitu, Epidemolog Universitas Indonesia, Pandu Riono, meminta masyarakat tak bergantung sepenuhnya pada pada vaksin. Upaya memutus rantai penularan Covid-19, ujar dia, tetap bergantung pada 3T dan 3M . Menurut Honesti, distribusi juga suatu hal yang sangat important dalam proses vaksinasi.

“Ini untuk memberikan jaminan, bahwa mereka mendapatkan vaksin yang bagus,” kata dia. Apabila keamanan di luar itu, notifikasi akan diterima kemudian dilacak lokasinya. Untuk menjaga mutu vaksin tetap baik hingga ke masyarakat, Bio Farma juga menyiapkan sistem pemantauan suhu pada kemasannya.