Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid

Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid

Kalau sudah ada vaksin yang halal dan suci maka standing kebolehannya menjadi berubah dengan sendirinya menjadi haram. “Kami hanya ingin memastikan tidak ada orang yang meninggal hanya karena mereka tidak memiliki akses untuk mendapatkan vaksin,” kata Bill Gates. Harganya lebih dari 600 juta euro, tetapi dengan hanya beberapa ratus kematian akibat flu babi di negara itu, banyak warga yang tidak menginginkan suntikan itu.

Beberapa konspirasi mengenai vaksin

Klaim-kalim antisains seperti itu memang telah muncul beratus tahun yang lalu, bahkan sudah mengiringi saat vaksin pertama kali ditemukan. Pada 1798, ilmuwan Inggris Edward Jenner menciptakan kata vaksin dari bahasa Latinvaccauntuk sapi. Jenner menemukan vaksin pertama kali di dunia setelah menyaksikan korban berjatuhan, di Inggris bahkan merenggut 20% populasi Inggris kala itu, akibat serangan virus cacar bertahun-tahun nan mematikan. Seorang petugas kesehatan menguji kadar oksigen darah pasien COVID di dalam ambulans di kota timur Kolkata. Para dokter terpaksa merawat orang-orang di dalam mobil dan taksi yang diparkir di depan rumah sakit.

Virus corona memiliki banyak jenis dan panten ini untuk avian infectious bronchitis virus yang lebih lemah dari virus corona yang menyebabkan pandemi saat ini. Lalu, bagaimana dengan dugaan bahwa Bill Gates berada di balik penyebaran virus corona? Dugaan tersebut di antaranya muncul lantaran yayasan Gates yaitu Bill and Melinda Gates Foundation, memiliki keterkaitan dengan Pillbright Institute. Bagi yang sudah mantap silakan segera ikut program vaksinasi yang sudah dicanangkan oleh pemerintah melalui berbagai media dan lembaga.

Ketersediaan vaksin sendiri juga menjadi salah satu kunci, yang mana terkait dengan kapasitas produksinya, yang juga akan mempengaruhi waktu produksi vaksin sejumlah penduduk Indonesia. Kemudian, di sesi selanjutnya, Heru Sutadi selaku Pengamat Teknologi Informasi memaparkan beberapa hoaks soal vaksin yang belakangan meresahkan. Dia pun tertarik membahas soal vaksin berisi chip karena teori konspirasi ini tidak hanya terjadi di Indonesia. “Saya menekuni dan mengedukasi vaksinasi sejak 2011. Banyak yang enggan dan menolak vaksin. Di zaman seperti ini, hoaksnya semakin kencang. Namun, saya melihat pemerintah sudah meng-counter hoaks dari Kominfo,” bebernya.

Undang-undang Kesehatan Masyarakat memberi pemerintah kekuasaan untuk mencegah, mengendalikan, dan mengurangi penyebaran infeksi atau kontaminasi. Bahkan, profesor bakteriologi emeritus di Universitas Aberdeen, Hugh Pennington, mengatakan klaim ini berbahaya. “Ini termasuk wwanita yang menjalani uji klinis dan wanita yang divaksin saat hamil,” ucapnya. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE. Sebagaian lainnya, dilaporkan benar-benar dikecilkan teman dan keluarga, atau menerima campuran pesan saat bersedia menerima vaksinasi.

Satgas Penanganan COVID-19 berharap masyarakat tidak berspekulasi terkait dengan uji klinis dan berkembangnya informasi tidak resmi terkait dengan harga vaksin COVID-19. Namun, sikap Bolsonaro ini mengundang kecaman dari sejumlah kalangan di Brasil dan dinilai terkait Kakek Merah dengan rivalitas politiknya dengan Gubernur Sao Paolo Joao Doria. Sao Paolo sendiri jadi wilayah yang ikut bekerja sama dengan Sinovac dalam mengembangkan vaksin lokal di Brasil. Akibat langkah proaktif ini, popularitas Doria naik di kalangan masyarakat.

Terkait hal ini, MUI sebenarnya telah mengeluarkan fatwa tentang imunisasi pada tahun 2016. Memang di dalam ketentuan umumnya, MUI menjelaskan bahwa wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci. Bahkan dalam fatwa tersebut disebutkan pula hukum vaksin menjadi wajib apabila penyakit tersebut dapat menyebabkan kematian, penyakit berat, maupun kecacatan permanen . Namun, dikutip dari Full Fact, paten tersebut bukan untuk virus corona yang menyebabkan Covid-19.

Comments are closed.